Jumat, 12 April 2013

Bersabar.. Bersama..

Sabar. Sebuah kata yang lagi booming akhir-akhir ini. Sudah kurang lebih 6 bulan sejak dinyatakan lulus dari almamater tercinta. Waktu yang bisa dibilang lama bagi kami untuk menunggu. Namun, info terbaru katanya kemungkinan besar tidak ada magang pada bulan april mendatang. Berarti, harus menunggu lagi dan harus bersabar lagi. Mungkin inilah masa-masa yang paling sulit menjadi lulusan perguruan tinggi kedinasan yang satu ini. Pada saat perkuliahan semuanya berjalan begitu lancar. Perkuliahan sehari-hari, apel pagi, UTS, UAS, dan lain-lain berjalan begitu menyenangkan. Bisa dibilang kalau frekuensi bermain lebih tinggi daripada frekuensi belajar untuk sebagian besar mahasiswa. Dosen yang “baik hati” seringkali memberi kisi-kisi ujian. Itulah mengapa sebagian besar belajar pada saat akan ujian saja. Ah, sudahlah. Lupakan masa-masa indah saat kuliah. Inilah ujian sebenarnya. Ujian kesabaran. 
”Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. Orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, “Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji ‘uun.” (Q.S. Al Baqarah: 155-156)

Tidak ada komentar :

Posting Komentar